Minggu, 18 Mei 2014

fb/facebook

facebook menjadi primadona saat ini bagi semua lapisan masyarakat dengan berbagai tujuan. anehnya tidak banyak facebook dapat memberi keuntungan yang berarti buat pengguna malah facebook banyak memberi dampak negatif bagi pengguna di negara pengemis dan perampok seperti indonesia ini yang kebnyakan pengguna di negara ini hanya untuk memamer kebodohan mereka dengan mengumpat, mencela, mencaci dan mengeluh juga penu dengan hal-hal tidak penting yang di pos untuk di baca oleh publik.

padahal sangat jelas di katakan kualitas kata-kata yang di tuangkan di kolom tersebut mencerminkan kualitas peribadi masing-masing, hingga nilai nilai agama dengan sepelenya di noda dengan media tersebut padahal mereka bukan siap siapa yang dengan beraninya menyalahi aturan yang telah di tetapkan.

Dan Rasulullah SAW menegaskan dengan sindiran keras kepada kita

“Apabila kamu tidak malu maka perbuatlah apa yang kamu mau.” (Bukhari).

Arogansi kesenangan semakin menjadi-jadi dengan tanpa merasa bersalah mengungkit kembali aib-aib masa lalu melalui foto-foto yang tidak bermartabat yang semestinya dibuang saja atau disimpan rapat.

Bagi mereka para wanita yang menemukan jati dirinya, dibukakan cahayanya oleh Allah sehingga saat di masa lalu jauh dari Allah kemudian ter inqilabiyah – tershibghoh, tercelup dan terwarnai cahaya ilahiyah, hatinya teriris melihat masa lalunya dibuka dengan penuh senyuman, oleh orang yang mengaku sebagai teman, sebagai sahabat.

Maka jagalah kehormatan diri, jangan tampakkan lagi aib-aib masa lalu, mudah-mudahan Allah menjaga aib-aib kita.

Maka jagalah kehormatan diri kita, simpan rapat keluh kesah kita, simpan rapat aib-aib diri, jangan bebaskan ‘kesenangan’, ‘gurauan’ membuat Iffah kita luntur tak berbekas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar